Kenapa Gagal Menjadi Developer Properti

Kenapa Gagal Menjadi Developer Properti ?

Blog Tips Bisnis

Tujuh Alasan Mengapa Anda Gagal Menjadi Developer Properti

Mendengar kesuksesan Developer Properti yang ternama sebut saja Ciputra, Mukhtar Riadi,  Trihatma Kusuma Haliman sebagai developer dalam membangun bisnis propertinya memang mengagumkan, mereka sukses tentunya setelah mengalami proses susah payah, menghadapi kegagalan, mengalami siklus naik turun. Padahal, bagian terpenting dari seorang developer sukses adalah proses susah payah mereka dan juga kegagalan mereka. Tidak ada seorangpun developer sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan. Namun bagi saya setelah mengetahui tentang RIBA maka saya memilih untuk BISNIS SUKSES TANPA RIBA.

Sesuai Judul saya tulis di web AbahAnto.com di kategori BLOG seputar BISNIS TANPA RIBA dan DEVELOPER PROPERTI SYARIAH, karena saya sering ditanya abah lebih mudah mana jadi developer properti atau marketing/broker properti. Kalau membahas mudah ini terkait proses dan resiko ..

Terdapat  Tujuh hal yang dapat membuat seorang developer mengalami kegagalan dalam bisnis propertinya, apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

Impian / Ekspektasi terlalu tinggi tetapi..

Boleh saja kita memiliki ekspektasi yang tinggi dengan keberhasilan bisnis properti, tetapi perlu diingat ekspektasi tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan eksekusi di lapangan dalam realita sesungguhnya. Jika hanya ekspektasi saja tanpa diimbangi dengan eksekusi yang real maka kegagalan pasti ada di depan mata anda.

Tidak mempertimbangkan faktor resiko

Saya bukan menakuti tapi inilah kenyataan ada Resiko dalam suatu bisnis dan ini adalah sebuah keniscayaan yang harus diantispasi. Semakin tinggi investasi, tentunya semakin tinggi resikonya. Apalagi pada bisnis properti, resiko selalu mengintai pada setiap tahapan proses bisnisnya, mulai dari tahapan akusisi sampai dengan tahapan pembangunan, selalu ada kemungkinan munculnya resiko. Jika kita gagal mengunci resiko pada tiap proses bisnisnya, tentunya akan mengantarkan kita pada kegagalan sesungguhnya.

Tidak mempersiapkan team dengan baik

Team adalah salah satu kunci sukses. Team yang solid dan profesional tentunya menjadi penentu keberhasilan. Sebaliknya jika kredibilitas dan kecakapannya team tidak mendukung kebutuhan proyek/bisnis properti yang dikembangkan tentunya menjadi pengantar untuk gagal.

Tidak melakukan studi kelayakan proyek dengan benar .

Studi kelayakan adalah penelitian yang meliputi seluruh aspek, baik aspek legal, market, teknis, organisasi maupun aspek keuangan untuk memastikan kelayakan suatu proyek. Semakin besar proyeknya, semakin kompleks dan semakin besar investasi yang diperlukan, tentunya studi kelayakan harus semakin akurat. Tanpa studi kelayakan yang akurat, bisa dipastikan kematian pada proyek properti anda sudah di depan mata. Namun seringkali hanya formalitas dan tidak bermanfaat ketika kualitas Leader dan menejemen mandul.

Asal dapat proyek

Karena mendapatkan lahan yang layak dibangun propertinya tidak mudah dan butuh waktu lama mencarinya, sehingga karena dikejar target akhirnya anda menggunakan  prinsip asal dapat proyek, tanpa mempertimbangkan lagi berbagai faktor kelayakan proyek. Niat awal ingin meraih untung, tapi malah buntung, alias gagal total.

Tidak memiliki strategi atau rencana berikutnya.

Kalo saya ditanya berdasarkan pengalaman bahwa seringkali antara perencanaan dan hasil lapangan itu berbeda artinya disinilah perlu pemikiran kritis selain ekseskusi dengan tepat , coba tanyakan diri sendiri apakah pernah mengalami hal dimana perencanaan yang sudah anda buat dan sudah di meeting kan atau koordinasi dengan seluruh tim , tapi saat ekseskusi respon pasar berbeda dan hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi anda dan tim . Anda bisa melihat pertandingan bola dunia bagiamana selalu ada Strategi cadangan berikut pemain cadangan yang sewaktu sewaktu dibutuhkan ketika pemain utama cidera tidak bisa bermain.

Bukan hanya memiliki to do list tapi juga stop list.

Artinya anda harus tahu apa yang harus di lakukan atau to do list dan juga apa yang harus berhenti dilakukan.

Seperti kendaraan ada fungsi gas dan rem bahkan hand rem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *